puisi puisi rakyat
" Dimanakah Nuranimu....... "
Kami di sini sengsara
dengan semua tingkah lakumu
penuh dengan ilusi
hingga saat ini
mereka bagai semut
seperti makanan
mengerubungi
sampai tinggal tulang
mau di kemanakan kami?
kami penuh luka
tak lupa asa
kami hanya ingin bahagia
tanpa luka
mengapa kau merampasnya
hak yang dimiliki
mungkin nafsu telah lesu
melahap amarah
hingga habis
seperti kayu bakar
mereka seperti kelaparan
tanpa asa memandang
bagai tulang
bangakai pun di makan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar